Oleh: Rudy | Agustus 29, 2007

Lingkungan Hidup dan Pembangunan Lokal

Masalah lingkungan merupakan masalah yang cukup penting, akan tetapi kurang mendapat perhatian yang baik dari masyarakat dan pemerintah. Berdasarkan Data Bank Dunia, permasalahan alam serius yang dialami saat ini adalah :

  1. Deforestasi, atau kerusakan hutan.
  2. Ilegal logging, atau pencurian kayu yang menyebabkan kerugian negara dan kerusakan lingkungan.
  3. Kebakaran hutan, yang disebabkan oleh alam hanya 1%, selebihnya disebabkan ulah manusia.
  4. Perusakan Terumbu karang.

Kebijakan pemerintah yang diambil dalam menyikapi hal ini:

  1. Ekses kapasitas untuk industri pemrosesan kayu;
  2. Alokasi anggaran pemerintah untuk lahan hutan yang sangat rendah.
  3. Desentralisasi tanpa kebijakan environmental yang memadai.

 

Terdapat 3 aspek pembangunan yang harus diperhatikan yaitu, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan, ketiganya harus terimplementasikan di dalam program pembangunan negara-negara di dunia. Selama ini hampir di banyak negara, termasuk di Indonesia, di dalam melaksanakan program-program pembangunannya lebih menitikberatkan pada masalah-masalah perekonomian saja, sementara aspek-aspek sosial budaya dan lingkungan hidup diabaikan. Hal tersebut dapat kita lihat dari kondisi negara kita, dimana banyak terjadi konflik-konflik horizontal di masyarakat dan parahnya kondisi sumber daya alam dan lingkungan hidup kita.

 

Keadaan lingkungan hidup di negara kita ini terjadi karena adanya program pembangunan yang lebih dititikberatkan di bidang ekonomi, sehingga demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pihak-pihak berkepentingan mengeksploitasi sumber daya alam dan mengabaikan pelestariannya. Ketidakmampuan Hukum Lingkungan untuk mencegah praktek pembangunan yang merugikan, disebabkan oleh:

  1. Perjuangan menyelamatkan daya dukung ekosistem hanya dilakukan oleh sebagian kecil masyarakat;
  2. Hukum Lingkungan tidak didukung oleh perangkat penegakan hukum yang baik;
  3. Sarana penataan hukum lingkungan masih di dominasi oleh pendekatan atur dan awasi;
  4. Peraturan belum diimplementasikan dengan sepatutnya.

 

Sebenarnya pemerintah telah berusaha membuat peraturan-peraturan yang berusaha menjaga lingkungan hidup kita, namun aturan-aturan ini lemah sekali sehingga tidak dapat berlaku secara efektif dan efisien. Lemahnya peraturan-peraturan mengenai lingkungan ini terjadi karena beberapa faktor.

 

Faktor pertama adalah proses penyusunan dan pembentukan hukum yang tidak sempurna. Faktor selanjutnya adalah karena belum terciptanya good governance di dalam pemerintahan negara kita, dimana tidak ada integritas moral pada lembaga-lembaga negara dan aparaturnya baik di tingkat pusat maupun daerah.
Paradigma pemerintahan seharusnya adalah pemerintah bekerja berdasarkan kehendak masyarakat dan untuk kepentingan umum.

 

Dalam hal ini harus diperhatikan 3 hal yaitu:

  1. Pengambilan kebijakan adalah untuk kepentingan bersama.
  2. Dalam pengambilan kebijakan harus ada partisipasi masyarakat. Unsur-unsur masyarakat ini antara lain dapat diambil dari kalangan anggota masyarakat hukum adat, tokoh-tokoh agama, mahasiswa dan LSM.
  3. Pengambilan kebijakan dari rakyat dan untuk kepentingan rakyat.

 

Dalam hal suatu kebijakan dibuat untuk kepentingan golongan-golongan tertentu saja atau untuk kepentingan rezim, maka rakyat akan memandang hukum sebagai hal eksternal bagi dirinya,sehingga hukum menjadi bukanlah hokum yang hidup dalam masyarakat. Maka penting sekali adanya partisipasi masyarakat dalam menentukan arah kebijakan tersebut.


Responses

  1. Kenapa lingkungan rusak ?
    karena saya, anda, masyarakat lainnya serta pemerintah punya persepsi dan pandangan yang berbeda dalam melihat ataupun mengelola lingkungan hidup yang baik.
    Artinya tergantung SIAPA MENDAPATKAN APA..??
    maaf, cuma segini komentar saya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: