Oleh: Rudy | Agustus 22, 2007

ADVOKASI: Pengantar Singkat

I. PENGERTIAN

 

Inggris: Advocacy = giving of public support to an idea, course of action or a belief.

Definisi lama: bantuan hukum di persidangan
Saat ini :

  • bantuan hukum
  • penyuluhan hukum
  • pemberdayaan hukum
  • pendampingan masyarakat terhadap kebijakan public yang merugikan masyarakat

 

II. SEJARAH

 

Yunani : aristoteles dan Demosthenes
Romawi : orator-orator

Pandangan-pandangan mengenai advokasi secara relative baru timbul di zaman romawi kuno dan masuk ke dalam bidang moral. Advokasi merupakan kegiatan derma. Pandangan ini kemudian berkembang di abad menengah.

Di Indonesia advokasi pertama kali dilaksanakan oleh Lembaga Bantuan Hukum yang kemudian setelah banyaknya LSM berdiri, advokasi banyak dilakukan oleh LSM.

 

III. DASAR FILOSOFIS DAN TUJUAN

 

Dasar filosofi advokasi adalah bahwa selalu ada saat dimana orang yang tidak mengerti hukum harus diberikan bantuan, hak-hak golongan masyarakat tertentu perlu diwujudkan dan demi terciptanya keadaan yang seyogya

Tujuan advokasi adalah menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam pemerintahan, mendukung pelaksanaan peraturan kesejahteraan social, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab para petugas birokrasi dalam melaksanakan pengabdian pada masyarakat. Adapun tujuan utama advokasi adalah realisasi hak-hak masyarakat.

 

IV. BENTUK-BENTUK

 

  • Advokasi preventif yang mencakup penyuluhan dan penerangan hukum serta kebijakan publik
  • Advokasi diagnostik yaitu berupa konsultasi pemecahan masalah dari golongan sasaran, pemberian nasehat hukum.
  • Advokasi pengendalian konflik yaitu advokasi yang bertujuan untuk mengatasi masalah hak-hak masyarakat secara konkrit
  • Advokasi pembentukan hukum dan kebijakan
  • Advokasi pembaharuan masyarakat

 

V. Strategi Advokasi

 

Advokasi harus dalam pelaksanaannya pertama kali harus mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat yang diadvokasi. Untuk itu diperlukan kemampuan:

1. Kemampuan berkomunikasi dan mendapatkan pengertian dari golongan sasaran
2. Kemampuan mengarahkan partisipasi dari golongan sasaran
3. Kemampuan memilih waktu yang tepat
4. Kemampuan memberikan teladan
5. Penguasaan materi dan pengetahuan
6. Kemampuan negosiasi dan alternative penyelesaian sengketa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: