Koshien Stadium, para penggemar manga bergenre baseball pasti sering sekali mendengar koshien mulai dari touch, H2, pitcher, dll. Koshien stadium adalah impian para siswa smu seluruh Jepang yang menggeluti olahraga baseball karena di stadium inilah para perwakilan seluruh prefecture berlaga untuk memperebutkan gelar bergengsi no. 1 di Jepang atau biasa dilafalkan “Nippon Ichi”. Koshien sendiri mengklaim dirinya sebagai stadium yang melahirkan pahlawan di cabang olahraga Baseball. Tahun ini adalah penyelenggaraan yang ke-89, sebuah angka yang cukup tua bagi perjalanan hidup sebuah kompetisi antar smu. Stasiun televisi menayangkan event ini dan jaringan radio memberikan liputan besarnya setiap tahunnya termasuk tahun ini.
Tahun ini-pun saya menginjakkan kaki di koshien untuk menjadi saksi begitu panas para siswa smu tersebut mengejar gelar “Nippon Ichi”. Dukungan dari keluarga, sahabat, masyarakat lokal perwakilan mereka menjadi gairah tersendiri bagi event ini, termasuk saya sendiri yang begitu terbawa aura kegairahan tersebut… Supporter yang bergantian memberikan dukungan dengan sorak-sorai, lagu, musik, dan segala tingkah polahnya… termasuk penonton dari segala tingkat usia, kanak2, remaja, dewasa, bahkan orang tua–orang tua disebelah saya bagai tidak bergeming dari tempatnya, saya yang datang pada pertandingan ketiga dan keempat menduga bahwa sang kakek telah berada di posisinya sejak pertandingan pagi.
Saya melihat bahwa event2 seperti inilah yang membuat olahraga di Jepang menjadi sangat maju–tidak mengherankan jika kemudian Jepang pada tahun 2006 menjadi juara dunia baseball dikomandani oleh pahlawan yang dilahirkan koshien “Ichiro”. Hal ini merupakan pelajaran penting bagi saya dan indonesia bahwa dukungan dan perhatian masyarakat, pemerintah, pihak swasta sangat perlu untuk membangkitkan minat generasi muda untuk mendalami sesuatu apakah itu keilmuan, olahraga, atau kesenian. Coba kita tengok seberapa jauh perhatian elemen2 tersebut akan event yang bisa mendorong perkembangan generasi muda seperti event olimpiade fisika, Kejuaraan olahraga, lomba tari tradisional dan lain sebagainya dibanding gemerlapnya perhatian akan event seperti AFI atau Indonesian Idol–silahkan masing2 menilai sendiri.
Dalam kegairahan masa muda di Koshien, tahun ini saya ikut didalamnya..





